Telusuri Blog

Selamat Datang

Terima kasih, Anda telah berkenan berkunjung. Blog ini dibuat terutama untuk membantu mahasiswa mempelajari Dasar-dasar Perlindungan Tanaman. Bila Anda adalah mahasiswa semester ganjil tahun 2017/2018, silahkan mendaftar sebagai peserta kuliah dan memeriksa hasil mendaftar dengan mengklik tautan yang tersedia. Baca dengan seksama isi menu Smt. Ganjil 2017/2018 untuk mempersiapkan diri mengikuti kuliah. Bila Anda belum terbiasa menggunakan Internet, blog ini dibuat bukan untuk mempersulit Anda, melainkan untuk membantu Anda menjadi melek teknologi informasi, silahkan klik halaman Dukungan TI. Blog ini juga terbuka bagi siapa saja untuk berkunjung dan mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan pelindungan tanaman. Selamat menjelajah dan bergabung, mohon meluangkan waktu untuk membagikan melalui Google+, Facebook, Twitter atau lainnya dan menyampaikan komentar.

Navigasi Blog

Untuk memeriksa seluruh tulisan yang menjadi isi blog Dasar-dasar Perlindungan Tanaman, silahkan klik menu Daftar Isi. Bila Anda adalah peserta kuliah Semester Ganjil Tahun 2017/2018, Anda wajib membaca tulisan yang pada awal judulnya disertai angkai, mulai dari angka 1.1. dan seterusnya. Mahasiswa peserta kuliah Semester Genap Tahun 2017/2018 wajib menyampaikan komentar pada kotak komentar di bagian bawah tulisan. Komentar berisi uraian singkat mengenai apa yang Anda pahami dan/atau pertanyaan singkat mengenai yang belum dipahami. Halaman blog menyajikan hanya 5 tulisan termutakhir. Silahkan klik navigasi Posting Lama di bagian bawah tulisan blog untuk melihat tulisan lainnya.

Mendaftar sebagai Peserta Kuliah

Setiap mahasiswa peserta kuliah diwajibkan untuk mendaftar secara daring dengan mengisi formulir pendaftaran (klik untuk memulai). Silahkan lakukan login dengan menggunakan akun email sendiri sebelum mengisi formulir. Sesudah mengirimkan formulir pendaftaran, silahkan periksa hasil pendaftaran (klik untuk memeriksa). Pendaftaran ditutup pada Senin, 15 Maret 2018.

Kamis, 02 Maret 2017

2.3. Organisme Pengganggu Tumbuhan 2: Golongan Patogen

Simple, Free Image and File Hosting at MediaFire Mungkin Anda pernah mendengar dari radio dan televisi atau membaca koran atau majalah, berita mengenai penyakit menyerang orang atau orang diserang penyakit. Misalnya, sering ada berita mengenai penyakit muntaber menyerang, penyakit demam berdarah menyerang, penyakit malaria menyerang, dan seterusnya. Memang jarang ada berita mengenai penyakit menyerang tanaman, tetapi seperti halnya manusia, tanaman juga dapat sakit. Seperti juga manusia, kalau tanaman sakit maka sebenarnya yang menyerang bukanlah penyakit, melainkan penyebab penyakit yang bersangkutan. Penyebab penyakit secara umum disebut patogen (pathogen), sedangkan organisme yang diserang disebut inang (host). Penyakit terjadi sebagai tanggapan inang terhadap patogen sehingga sebenarnya merupakan proses. Karena merupakan proses maka tidak mungkin penyakit menyerang. Secara biologis, penyakit merupakan proses perubahan fisiologis tumbuhan yang terjadi sebagai tanggapan tumbuhan terhadap kehidupan normalnya. Secara ekonomis, penyakit tumbuhan menyebabkan tumbuhan tidak dapat tumbuh dan berproduksi secara normal sehingga menimbulkan kerugian.

Proses perubahan fisiologis yang dialami tumbuhan ditampilkan sebagai perubahan morfologis yang berbeda dengan morfologi tumbuhan sehat; perubahan tampilan morfologis tersebut dikenal sebagai gejala penyakit (disease symptom). Sering kali pula, pada bagian tanaman yang bergejala penyakit tampak pertumbuhan patogen yang juga menyebabkan tampilan morfologis tumbuhan menjadi berubah; pertumbuhan patogen pada permukaan bagian tanaman bergejala penyakit disebut tanda patogen (pathogen sign). Jadi, gejala berkaitan dengan tumbuhan inang, tanda berkaitan dengan patogen. Karena gejala dan tanda penyakit yang disebabkan oleh jenis patogen tertentu bersifat khas maka gejala dan tanda penyakit digunakan untuk member nama penyakit. Meskipun gejala bersifat khas, tetapi dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok utama: (1) gejala kematian jaringan (necrosis), (2) gejala pertumbuhan berlebihan (hyperplasia), dan (3) gejala pertumbuhan terhambat (hypoplasia). Gejala juga dapat dibedakan menjadi gejala lokal bila terjadi hanya pada bagian tertentu tanaman dan gejala sistemik bila terjadi pada individu tanaman secara keseluruhan.

Mengingat gejala dan tanda sering digunakan sebagai nama penyakit tumbuhan maka mempelajari penyakit tumbuhan dimulai dari mempelajari gejala dan tanda penyakit. Dua gambar berikut ini merupakan contoh gejala dan tanda penyakit:
Gejala penyakit bercak daun pada
daun kacang tunggak
Tanda penyakit tepung pada permukaan
bawah daun labu
Terdapat banyak macam gejala penyakit dan banyak macam tanda penyakit, silahkan pelajari terlebih dahulu sebelum meneruskan membaca tulisan ini. Penyakit yang gejalanya berupa bercak daun disebut penyakit bercak daun, penyakit yang tandanya berupa tepung pada permukaan bawah daun disebut penyakit tepung. Tetapi penyakit bercak daun juga bermacam-macam, demikian juga dengan penyakit tepung. Karena itu, untuk membedakannya, nama penyakit juga disertai dengan nama tanaman inang, misalnya penyakit bercak daun kacang tanah. Tetapi penyakit bercak kacang tanah dapat disebabkan oleh dua jenis patogen, masing-masing menimbulkan gejala pada awal pertumbuhan tanaman (bercak daun dini kacang tanah) dan menimbulkan gejala pada akhir pertumbuhan tanaman (bercak daun lambat kacang tanah). Juga, nama patogen dapat ditambahkan ke dalam nama penyakit, misalnya penyakit layu bakteri (disebabkan oleh bakteri) dan penyakit layu fusarium (disebabkan oleh jamur Fusarium). Patogen terdiri atas organisme golongan jamur (fungus, jamak fungi), bakteri, dan virus.

Di antara ketiga golongan organisme tersebut, jamur merupakan penyebab lebih dari 85% penyakit tanaman. Jamur juga sering disebut cendawan, tetapi dalam tulisan ini istilah cendawan digunakan sebagai padanan dari mushroom dan kapang sebagai padanan dari mold, keduanya merupakan jamur kategori tertentu. Dahulu jamur dikira merupakan kerabat dekat tumbuhan sehingga dipelajari dalam botani (botany, ilmu mengenai tumbuhan), tetapi sekarang terbukti bahwa jamur lebih berkerabat dekat dengan binatang daripada dengan tumbuhan. Tubuh jamur terdiri atas sel yang telah mempunyai dinding inti (eukaryotik), karena itu tergolong organisme eukaryota (eucaryote), bersifat uniseluler atau multiseluler. Jamur multiseluler terdiri atas sel-sel memanjang menyerupai benang yang disebut hifa (hypha), baik bersekat maupun tidak bersekat, yang bergabung membentuk miselium (mycelium). Perkembangbiakan jamur berlangsung secara vegetatif maupun generatif dengan berbagai macam organ perkembangbiakan. Silahkan baca tulisan mengenai jamur untuk mempelajari secara lebih mendalam golongan organisme ini. Sebagaimana dengan golongan organisme lainnya, tidak semua jamur dapat berstatus sebagai OPT, banyak di antaranya justru menguntungkan manusia (sebagai bahan makanan, pengurai sampah dan serasah, membantu tanaman menyerap air dan unsur hara, dab.). Jenis-jenis jamur yang dapat berstatus sebagai OPT merupakan jenis-jenis yang memperoleh makanan dari tanaman, baik dengan cara memarasit sel tanaman hidup maupun dengan cara terlebih dahulu mematikan sel tanaman.

Golongan organisme yang juga dapat berstatus sebagai patogen tanaman adalah bakteri (bacterium, jamak bacteria). Jumlah jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit tumbuhan memang tidak sebanyak jumlah jenis jamur, tetapi penyakit yang disebabkan oleh bakteri pada umumnya merupakan penyakit yang mematikan. Bakteri merupakan organisme uniseluler yang intinya tidak diselaputi oleh dinding inti (prokaryotik), karena itu tergolong sebagai prokaryota (procaryote), berkembang hanya secara vegetatif dengan cara membelah atau bertunas, menghasil keturunan yang merupakan klon (clone) dari induknya dengan sangat cepat. Meskipun berbiak hanya secara vegetatif, bukan berarti keturunan bakteri akan selalu sama dengan induknya. Bakteri mempunyai cara tersendiri dengan organisme lain dalam hal menghasilkan keturunan dengan sifat yang berbeda dari induknya, yang dikenal sebagai transfer gen horizontal (horizontal gene transfer) yang mencakup transformasi (transformation), transduksi (transduction), dan konjugasi (conjugation). Silahkan baca tulisan mengenai bakteri untuk mempelajari bakteri secara lebih rinci. Mekanisme ini memungkinkan jamur mengembangkan kemampuan untuk memperbaiki kemampuannya menimbulkan penyakit pada tumbuhan, di samping kemampuan untuk hidup pada kondisi lingkungan yang sangat ekstrem. Bakteri penyebab penyakit tumbuhan menimbulkan gejala dan tanda penyakit khas yang berbeda dengan gejala dan tanda penyakit yang disebabkan oleh jamur.

Virus merupakan golongan patogen yang juga tidak kalah penting. Mengingat virus bukan merupakan sel sedangkan sel merupakan satuan dasar organisme maka nmasih diperdebatkan, apakah virus sebenarnya merupakan organisme atau bukan. Satuan dasar virus adalah asam nukleat (nucleic acid), baik asam ribonukleat (ribonucleic acid atau RNA) maupun asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid atau DNA) sebagai virion atau partikel dasar yang diselaputi oleh lapisan protein yang disebut kapsid (capsid). Silahkan baca tulisan mengenai virus untuk mempelajari virus secara lebih rinci. Dengan struktur seperti itu, virus tidak dapat hidup secara mandiri, melainkan selalu harus berasosiasi dengan organisme lain melalui proses perkembangbiakan yang dilakukan dengan cara membajak RNA atau DNA organisme inangnya. Dengan demikian maka dapat dipahami bahwa virus hidup sebagai patogen, entah pada tumbuhan maupun pada organisme golongan lain. Pada tumbuhan, virus menimbulkan gejala penyakit khas yang berbeda dengan gejala yang ditimbulkan oleh jamur maupun oleh bakteri.

Perkembangan penyakit tumbuhan berlangsung melalui suatu proses yang disebut daur penyakit (disease cycle). Daur penyakit ini dimulai dari proses infeksi (infection), yaitu proses masuk dan bertumbuhnya patogen dalam tubuh tanaman inang. Terjadinya proses infeksi dapat dilihat dari timbulnya gejala awal yang disebut luka (lesion) yang selanjutnya berkembang menjadi gejala penyakit yang dapat pula disertai dengan timbulnya tanda patogen. Proses ini dilanjutkan dengan proses produksi organ pencar dalam berbagai bentuk, misalnya spora generatif, spora vegetatif, dan bahkan potongan RNA atau DNA. Proses produksi organ pencar ini ditandai dengan timbulnya tanda penyakit. Organ pencar ini, setelah nanti sampai pada tumbuhan inang, disebut inokulum (inoculum). Organ pencar patogen selanjutnya memasuki proses pemencaran (dissemination) dengan bantuan angin, air, tanah, peralatan pertanian, dan bahkan vektor. Inokulum pertama yang menginfeksi tanaman sehat disebut inokulum primer, yang dihasilkan oleh inokulum primer dan kembali menginfeksi tanaman yang sama disebut inokulum sekunder. Penyakit berkembang seiring dengan perkembangan gejala yang disebabkan oleh inokulum primer maupun oleh inokulum sekunder. Demikian seterusnya sehingga terjadi perkembangan penyakit (disease progress).

Jamur, bakteri, dan virus menimbulkan banyak penyakit pada berbagai jenis tanaman. Silahkan baca dan pelajari jenis-jenis penyakit yang terdapat pada tanaman tertentu. Baca dan pelajari jenis-jenis penyakit pada tanaman pangan pokok padi, jagung, cantel, ubi kayu, dan ubi jalar serta tanaman palawija seperti kacang hijau, kacang tanah, kacang turis, dan kedelai. Baca dan pelajari juga jenis-jenis penyakit pada tanaman perkebunan cengkeh, kakao, kapaskelapa, kopi, mente, tebu, dan vanili. Juga penyakit tanaman sayuran seperti kubis-kubisan dan labu-labuan serta penyakita tanaman buah-buahan seperti apokat, jeruk, mangga, nenaspepaya, dan pisang. Untuk mempelajari penyakit-penyakit tanaman padi, cara mengidentifikasi dan cara mengendalikannya, silahkan kunjungi halaman Rice Doctor yang disediakan oleh IRRI (International Rice Research Institute) sekalian mengunduh aplikasinya untuk dipasang pada ponsel Android atau ponsel iPhone. Untuk tanaman jagung, hal yang sama dapat diperoleh dari Maize Doctor yang disediakan oleh CIMMYT (Centro Internacional de Mejoramiento de Maiz y Trigo). Untuk penyakit-penyakit tanaman pisang, silahkan kunjungi Promusa, untuk penyakit-penyakit jeruk kunjungi UCDavis IPM. Begitu banyak jenis penyakit tanaman, masing-masing dengan kemampuan merusak yang berbeda-beda, sehingga dapat dibayangkan, betapa tidak mudah mengenalinya dan mengendalikannya ntuk mengurangi kerugian yang ditimbulkannya.

Untuk mengenali penyakit tumbuhan, perlu dilakukan pemeriksaan gejala dan tanda penyakit, isolasi dan pembiakan patogen di laboratorium, dan identifikasi patogen. Tugas inilah yang dilakukan oleh para ahli dan peneliti penyakit tumbuhan, baik di lapangan maupun di laboratorium. Tugas yang sama juga akan dilakukan oleh mahasiswa yang nantinya menyusun skripsi mengenai penyakit tanaman. Setelah diketahui gejala penyakit dan tanda patogen serta morfologi patogen hasil pemeriksaan laboratorium, identifikasi dilakukan dengan menggunakan kunci identifikasi tertentu. Dahulu kunci identifikasi tersedia hanya dalam bentuk tercetak, kini tersedia dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui halaman web maupun dipasang sebagai aplikasi pada komputer maupun ponsel. ID Tools menyediakan kunci identifikasi digital untuk sejumlah penyakit tanaman, antara lain kunci identifikasi penyakit tanaman jeruk. Identifikasi dilakukan untuk memastikan nama penyakit dan patogennya sehingga pengendalian penyakit dapat dilakukan secara tepat sasaran. Klik halaman Identifikasi OPT untuk memperoleh informasi lebih rinci.

Penyakit tumbuhan diberi nama berdasarkan gejala penyakit dan tanda patogen. Misalnya penyakit bercak daun dinamakan berdasarkan gejala bercak dan penyakit karat berdasarkan tanda patogen yang warnanya menyerupai warna karat. Seringkali nama berdasarkan gejala atau tanda saja tidak cukup sehingga perlu diberikan keterangan. Penyakit bercak daun pada kacang tanah dapat terjadi pada awal atau akhir pertumbuhan sehingga kedua penyakit tersebut dibedakan dengan memberi nama penyakit bercak daun dini kacang tanah dan penyakit bercak daun lambat kacang tanah. Seringkali, penyakit dengan gejala yang sama tetapi disebabkan oleh patogen yang berbeda. Untuk membedakan penyakit-penyakit seperti itu, nama yang digunakan terdiri atas nama gejala dan nama patogen. Misalnya, daun tomat dapat menderita penyakit bercak yang disebabkan oleh jamur Septoria lycopersici Speg., jamur Stemphylium solani G.F. Weber atau bakteri Xanthomonas campestris pv. vesicatoria sehingga untuk membedakannya, penyakit yang timbul berturut-turut dinamakan penyakit bercak daun septoria, bercak daun abu-abu, dan bercak bakterial. Sering pula nama patogen dicantumkan sebagai nama bagian dari nama patogen, misalnya penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum f.sp. cubense pada tanaman pisang. Nama patogen yang digunakan sebagi bagian nama penyakit tidak perlu ditulis dengan huruf awal kapital dan tidak perlu dicetak miring. Sebaliknya, nama, nama gejala juga digunakan sebagai nama umum bagi patogen. Misalnya, jamur Rigidoporus microporus (Sw.) Overeem yang menyebabkan penyakit akar putih pada beberapa jenis tanaman berkayu dinamakan jamur akar putih.

Tugas
  1. Kunjungi situs Rice Doctor, klik Fact Sheet, dan pada kotak penelusuran, ketik blast dan tekan tombol Enter, lalu klik tautan Blast (leaf and collar) dan setelah membaca halaman yang ditampilkan dengan seksama, klik tautan Blast (node and neck). Ulangi langkah yang sama dengan mengetikkan bacterial blight dan tungro.
  2. Periksa gejala penyakit masing-masing dan tuliskan uraian gejala dalam bahasa Indonesia.
  3. Tentukan nama patogen, lalu lakukan pemeriksaan nama patogen pada situs Species Fungorum untuk patogen golongan jamur, pada situs LPSN iuntuk patogen golongan bakteri, dan pada situs ICTV untuk patogen golongan virus.
  4. Catat nama patogen dan klasifikasi patogen berdasarkan atas hasil pemeriksaan.
  5. Cari informasi tambahan dengan mengetiikan nama penyakit diikuti dengan Indonesia pada kotak penelusuran Google, misalnya 'blast indonesia', untuk mengetahui apakah penyakit tersebut terdapat di Indonesia.
  6. Buat laporan singkat dengan judul Penyakit-penyakit Penting Tanaman Padi yang terdiri atas nama ilmiah patogen hasil pemeriksaan, klasifikasi patogen hasil pemeriksaan, uraian gejala penyakit, dan keberadaan penyakit di Indonesia.
  7. Beri nama file: tugas2_penyakitpenting_namadepannamabelakangmahasiuswa, lalu masukkan file dengan cara drag and drop ke dalam kotak MediaFire FileDrop di bawah ini (setelah kotak ditampilkan) selambat-lambatnya pada 28 Maret 2016. Klik halaman Hubungi Kami untuk bila mengalami kesulitan.
isunting terakhir pada 20 Maret 2016

Harap membaca tulisan ini dengan seksama sampai benar-benar mengerti. Silahkan mengklik tautan (link) yang disediakan untuk memperoleh uraian lebih rinci. Bila sudah mengerti sampaikan komentar dan bila masih ada yang perlu ditanyakan, sampaikan sampaikan pertanyaan yang berkaitan dengan topik tulisan ini. Pertanyaan mengenai hal di luar topik tulisan ini tidak akan dijawab. Silahkan ketik komentar dan pertanyaan dalam satu alinea tidak lebih dari 100 kata. Komentar harus sudah masuk selambat-lambatnya pada 24 Maret 2016.

Ujian akan dilaksanakan secara dalam jaringan (online) pada 8 April 2016 mulai pada pukul 13.00 sampai pada pukul 22.00 WITA. Soal ujian akan ditayangkan sebagai tayangan blog selama jam ujian tersebut.

70 komentar:

  1. Setelah saya membaca materi yang di paparkan di atas, saya ingin bertanya apa perbedaan proses perubahan fisiologis yang di alami tumbuhan yg di tampilkan sebagai perubahan morfologis yang berbeda dengan dengan morfologi tumbuhan sehat?
    Terima kasih

    BalasHapus
  2. setelah saya membaca materi ini,saya ingin bertanya.Nematoda kadang di pandang sebagai patogen[penyebab penyakit]dan kadang di pandang sebagai hama.dalam pegertian sempit.Tolong bapak berikan alasan masing masing terhadap pandangan tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nematoda termasuk golongan binatang, sebagaimana halnya serangga, sehingga digolongkan sebagai hama (dalam arti sempit). Tapi nematoda adalah parasit, sebagaimana halnya golongan patogen tertentu, sehingga kerusakan yang ditimbulkannya digolongkan sebagai patogen.

      Hapus
  3. novia erinta hutabarat23 Maret 2016 17.24

    saya ingin bertanya kepada bapak "bagaimana cara menemukan patogen dan bagaimana cara membuktikan suatu mikroorganisme sebagai patogen?" terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menemukan patogen, carilah tanaman yang bergejala penyakit lalu lakukan isolasi patogen di laboratorium. Untuk membuktikan organisme yang berhasil diisolasi sebagai patogen, lakukan inokulasi pada tanaman sehat. Jika tanaman sehat menjadi sakit dengan gejala yang sama maka organisme tersebut adalah patogen.

      Hapus
  4. Setelah saya membaca materi di atas, saya mendapati bahwa untuk mengenali penyakit tumbuhan perlu di lakukan pemeriksaan gejala dan tanda penyakit, isolasi, dan pembiakan patogen di laboraturium, dan identifikasi patogen. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah ada cara lain yang lebih mudah dan lebih praktiks untuk mengetahui apakah suatu tanaman itu terserang patogen atau hama karna ada beberapa hama yang tidak dapat di lihat menggunakan mata telanjang..???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mirip dengan pertanyaan, bagaimana menjadi sarjana tanpa harus bersusah-payah belajar. Prosedur baku untuk mengenali penyakit tanaman memang demikian. Barangkali alternatifnya adalah pergi ke dukun ...

      Hapus
  5. satelah saya membaca materi yang bapak tulis , saya membaca bahwa virus sebenarnya merupakan organisme atau bukan. berarti virus dapat digolongkan sebagai mahluk hidup dan sebagai benda mati. yang ingin saya tanyakan adalah, kenapa vius dapat digolongkan sebagai 2 golongan tersebut ? terimakasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bergantung pada cara mendefinisikan organisme, apakah didefinisikan dengan sel sebagai satuan terkecil atau asam nukleat sebagai satuan terkecil. Virus hanya merupakan rangkaian asam nukleat dengan diselaputi protein, sehingga mirip sebuah molekul kimia.

      Hapus
  6. Setelah saya membaca materi ini saya memyimpulkan bahwa : patogen adalah organisme penyebab penyakit. Jamur, bakteri dan virus adalah patogen. Gejala dan tanda yang ditimbulkan oleh ketiga jenis patogen tersebut pun berbeda-beda. Patogen menyerang tanaman dalam beberapa proses yaitu dimulai dari proses infeksi dimana patogen masuk dan tumbuh dalam suatu tumbuhan(inang) dan menimbulkan luka yang berkembang menjadi gejala penyakit dan tanda patogen. Setelah itu patogen mulai memproduksi organ pencar dalam berbagai bentuk sehingga menimbulkan tanda penyakit. Setelah proses produksi, patogen melakukan pemencaran keseluruh tubuh inang. Jamur, bakteri, dan virus menimbulkan banyak penyakit pada berbagai jenis tumbuhan. Oleh karena itu untuk mengenal jenis penyakit pada tumbuhan biasanya penyakit tumbuhan diberi nama berdasarkan gejala penyakit dan tanda patogen. Namun karena beberapa tumbuhan memiliki gejala penyakit yang sama maka diberi nama gejala penyakit dan nama patogen.

    BalasHapus
  7. setelah saya membaca materi di atas, dijelaskan bahwa gejala berkaitan dengan tumbuhan inang, tanda berkaitan dengan patogen. Karena gejala dan tanda penyakit yang disebabkan oleh jenis patogen tertentu bersifat khas maka gejala dan tanda penyakit digunakan untuk memberi nama penyakit. Meskipun gejala bersifat khas, tetapi dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok utama, yang ingin saya tanyakan apa yang membuat gejala tersebut dibagi menjadi tiga kelomok utama?

    BalasHapus
  8. saya ingin bertanya kepada bapak "bagaimana cara menemukan patogen dan bagaimana cara membuktikan suatu mikroorganisme sebagai patogen?" terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baca jawaban terhadap pertanyaan Novia Erinta Hutabarat

      Hapus
  9. dari materi yang bapak paparkan saya menyimpulkan bahwa virus, bakteri dan jamur adalah patogen yang menyerang tanaman. ketiga patogen tersebut memiliki kemampuan merusak yang berbeda-beda. untuk mengenali jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh ketiga patogen tersebut maka dapat dilakukan pemeriksaan gejala dan tanda penyakit dimana gejala berkaitan dengan tanaman inang dan tanda berkaitan dengan patogen. setelah itu dilakukan pengisolasian dan pembiakkan patogen di laboratorium kemudian melakukan pengidentifikasian menggunakan kunci identifikasi tertentu.

    BalasHapus
  10. Setelah saya membaca materi di atas di katakan bahwa pada tumbuhan,virus, jamur, maupun bakteri menimbulkan gejala penyakit yang berbeda beda.Bagaimana caranya untuk mengenali gejala penyakit yang di sebabkan oleh virus,bakteri,maupun jamur?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baca sekali lagi dan klik tautan (link) yang saya berikan, uraian mengenai gejala penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri, dan virus diberikan dalam tautan.

      Hapus
  11. Terima kasih bapak atas paparan materinya, karna sangat mudah untuk di mengerti.dari paparan materi diatas dapat di simpulkan bahwa jamur,bakteri dan virus di golongkan dalam patogen. dari ketiga patogen tersebut memiliki cara penyerangan yang berbeda. jadi kita harus betul betul mengetahui gejala gejala dari ketiga patogen tersebut agar kita tidak salah dalam melakukan pengendalian. Terima kasih

    BalasHapus
  12. setelah saya membaca materi ini, maka saya dapat menyimpulkan bahwa opt gol. patogen terdiri dari tiga golongan yaitu : jamur, bakteri, dan virus. cara dari ketiga gol. ini menimbulkan penyakit berbeda-beda. kalau jamur, cara menimblkan penyakitnya yaitu dengan cara memarasit pada sel tanaman hidup maupun dengan cara terlebih dahulu mematikan sel tanaman. sedangkan bakteri merupakan gejala penyakit yang mematikan dan jenis bakteri yang menyebabkn penyakit tidak sebanyak jamur. virus merupakan patogen yang tidak dapat hidup sendiri melainkan harus berasosiasi dengan organisme lain dengn cara membajak RNA dan DNA tanaman inangnya. gejala penyakit yang di timbulkan olehq ketiga patogen berlangsung melalui suatu proses yang disebut daur penyakit. daur penyakit ini di mulai dari proses infeksi yaitu proses masuk dan tumbuhnya patogen dalam tanamam inang.

    BalasHapus
  13. Selamat siang Pak. dari materi yang sudah dipaparkan, saya menyimpulkan bahwa OPT golongan patogen meliputi jamur, virus dan bakteri yang dapat merusak tanaman.

    BalasHapus
  14. selamat siang pak
    Dari materi diatas yang saya baca, saya ingin bertanya tentang bagaimana cara mengatasi virus yang menimbulkan gejala penyakit khas yang disebabkan oleh jamur ataupun oleh bakteri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara mengatasi penyakit akan diberikan pada kuliah-kuliah berikutnya ...

      Hapus
  15. sejauh yang sudah saya ketahui dari bacaan di atas, maka saya dapat mengetahui bahwa opt golongan paroggen terdiri dari tiga golongan diantaranya yaitu bakteri, jamur dan virus. ketiga golongan ini mempunyai gejalanya masing -masing yang berbeda. oleh karena itu, kita perlu membawa gejala tersebut ke laboratorium sehingga kita bisa mengetahui gejala yang di sebabkan oleh opt tersebut. yang ingin saya tanyakan kepda bapak kira-kira bagamana cara kita menggendalikan opt tetsebut tanpa mematikan tanaman inangnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Periksa jawaban saya terhadap pertanyaan Ismail Abdurahman Maro

      Hapus
  16. Dengan hormat,
    Dapat saya simpulkan bahwa penyebab penyakit secara umum disebut patogen, sedangkan organisme yang diserang disebut disebut inang. Gejala penyakit dikategorikan menjadi tiga kelompok utama yaitu (1) Gejala kematian jaringan, (2) gejala pertumbuhan berlebihan, dan (3) gejala pertumbuhan terhambat. Patogen terdiri atas golongan jamur, bakteri, dan virus. Dari ketiga golongan organisme tersebut, jamur merupakan penyebab lebih dari 85% penyakit pada tanaman. Untuk tujuan perlindungan tanaman dari OPT, perlu dilakukan penelitian labioratoris secara mendalam untuk memastikan nama penyakitnya dan patogennya, sehingga pengendalian penyakit dapat dilakukan tepat sasaran secara efektif dan efisien.

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. ketika saya selesai membaca bacaan ini maka saya mengetahui bahwa ada tiga jenis patogen yamg menyerang tanaman sehingga tanaman mengalami penyakit, di antaranya yaitu jamur, bakteri, dan virus. dan untuk mengetahui gejala penyakit ini maka kita harus membawa gejala ini ke laboratorium untuk di periksa dan supaya kita tau jenis penyakit apa uang dialami oleh tanaman dan ketika kita hendak mengendalikannya kita bosa memilih obat yang tepat untuk patogen tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan jenis, melainkan golongan patogen. Jenis patogen sangat banyak.

      Hapus
  19. patogen merupakan gejala penyskit ysng paling utama. patogen digolongkan menjadi tiga yaitu jamur, bakteri, dan virus. ketiga patogen ini menimbulkan berbagai penyakit yang berbeda-beda. untuk mengetahui gejala penyakitntersebut kita harus memeriksanya di laboratorium agar kita bisa mengenali penyakit tersebt.

    BalasHapus
  20. dari materi yang di paparkan di atas, maka dapat saya simpulkan bahwa opt golongan patogen di gol. menkadi 3 yakni jamur, bakteri dan virus. ketiga patogen ini menimbulkan berbagai penyakit. untuk memgenalinya kita harus membawanya ke lab. supaya kita bisa mengidentifikasinya menurut jenis penyakit yamg ditimbulkan. yang ingin saya tanyakan mengapa bakteri mrpkn patogen yang paling mematikan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya juga ada patogen lain yang juga mematikan. Tetapi jamur menjadi golongan patogen yang paling mematikan karena cara mengendalikannya sulit.

      Hapus
  21. slmt malam bapak dari materi yang yang baca ada yang ingin saya tanyakan tu gejalah kematian jaringan tu seperti ap tlong bapa jelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, bukan 'gejalah', tetapi gejala. Hati-hati dengan menambahkan atau menghilangkan huruf h pada akhir kata bahasa Indonesia sebab selain menggelikan juga bisa membingungkan karena bisa mengubah arti kata. Bandingkan misalnya 'bila' dengan 'bilah' yang artinya berbeda. Tanaman terdiri atas sel dan sekumpulan sel dengan fungsi tertentu membentuk jaringan. Misalnya pada tanaman terdapat jaringan pembuluh angkut yang terdiri atas xilem dan floem. Bila patogen mematikan jaringan xilem, timbul gejala layu menyeluruh. Bila patogen mematikan jaringan floem, daun menjadi menguning.

      Hapus
  22. setelah saya membaca materi di atas,saya menjadi mengerti bahwa untuk mengetahui gejala bagaimana tanaman terserang penyakit, yang pertama di lihat dari tanaman tersebut adalah pada bagian daun,jika daun dari tanaman tersebut berubah warna menjadi bercak kuning dan warna putih maka kita dapat mengetahui bahwa tanaman tersebut terserang penyakit.
    yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana caranya untuk melindungi tanaman dari serangan penyakit? terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow .. wow ... sudah saya jelaskan berkali-kali bahwa penyakit tidak menyerang sehingga tidak ada serangan penyakit. Mengantuk pada saat kuliah? Cara mengendalikan penyakit, bukan serangan penyakit, akan dijelaskan pada kuliah-kuliah selanjutnya.

      Hapus
  23. Selamat pagi bapak dari materi yang saya baca
    Jamur, bakteri, dan virus menimbulkan banyak penyakit pada berbagai jenis tanaman. Silahkan baca dan pelajari jenis-jenis penyakit yang terdapat pada tanaman tertentu. yang saya mau tanyakan berapa jenis penyakit yang ada di OPT?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya bingung membaca pertanyaan Anda. Sebaiknya baca kembali tulisan-tulisan pada blog ini dari awal. Apa yang dimaksud dengan jenis penyakit pada OPT? Baca kembali definisi OPT, kemudian pahami bahwa OPT terdiri atas golongan hama, patogen, dan gulma. Penyakit adalah kerusakan yang disebabkan oleh OPT golongan patogen. Berapa banyak penyakit yang terdapat pada tanaman? Saaangaaat banyak, pada satu jenis tanaman saja sudah banyak. Silahkan kunjungi situs Rice Doctor untuk mengetahui berapa banyak penyakit pada tanaman padi saja.

      Hapus
  24. Selamat pagi bapak dari materi yang saya baca yang ingin saya tanyakan jenis- jenis bakteri apa yang menyebabkan tanaman itu rusak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, karena jumlahnya sangat banyak, saya tidak mungkin menjalskan satu per satu. Silahkan klik tautan yang saya berikan pada contoh dan kemudian baca sendiri penjelasannya. Orang tua tidak harus menjelaskan cara pacaran 'kan?

      Hapus
  25. setelah saya membaca jika suatu tnaman diserang oleh penyakit dan gulma.yang saya mau tanyak bagaimana cara mengaplikasikan pestisidanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harap bersabar, akan dijelaskan pada kuliah-kuliah selanjutnya.

      Hapus
  26. setelah saya membaca jika suatu tnaman diserang oleh penyakit dan gulma.yang saya mau tanyak bagaimana cara mengaplikasikan pestisidanya?

    BalasHapus
  27. Selamat sore Bapak, setelah saya membaca materi diatas secara geografis patogen ini, tolng jelaskan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tolong tanyakan kembali dengan lebih rinci, pertanyaannya tidak dapat saya pahami maksudnya.

      Hapus
  28. selamat sore bapak setela saya melihat dan membaca materi yang suda di paparkan yang ingin saya tanyakan
    darimanakah asal penyakit tepung itu muncul pada permukaan bawa daun dan mngapa di sebut sebagai penyakitdan apakah ada perbdaan antara patogen (pathogen) dan inang (host)...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Patogen adalah jamur, bakteri, atau virus yang menyerang tanaman, inang adalah tanaman yang diserang.

      Hapus
  29. setelah saya baca materi yang saya pahami dan mengerti Proses perubahan fisiologis yang dialami tumbuhan ditampilkan sebagai perubahan morfologis yang berbeda dengan morfologi tumbuhan sehat, perubahan tampilan morfologis tersebut dikenal sebagai gejala penyakit (disease symptom). pada bagian tanaman yang bergejala penyakit tampak pertumbuhan patogen yang juga menyebabkan tampilan morfologis tumbuhan menjadi berubah; pertumbuhan patogen pada permukaan bagian tanaman bergejala penyakit disebut tanda patogen (pathogen sign).Gejala juga dapat dibedakan menjadi gejala lokal bila terjadi hanya pada bagian tertentu tanaman dan gejala sistemik bila terjadi pada individu tanaman secara keseluruhan.

    BalasHapus
  30. sebelumnya trima kasih atas kesempatan untuk berkomentar di luar waktu batasan. saya mau tanya bagaimana petani mengenali penyakit pada tanaman sehingga mereka tidak sembarang mengendalikan penyakit tersebut?

    BalasHapus
  31. menurut saya Penyebab penyakit secara umum disebut patogen (pathogen), sedangkan organisme yang diserang disebut inang (host). Penyakit terjadi sebagai tanggapan inang terhadap patogen sehingga sebenarnya merupakan proses. Karena merupakan proses maka tidak mungkin penyakit menyerang. Secara biologis, penyakit merupakan proses perubahan fisiologis tumbuhan yang terjadi sebagai tanggapan tumbuhan terhadap kehidupan normalnya. Secara ekonomis, penyakit tumbuhan menyebabkan tumbuhan tidak dapat tumbuh dan berproduksi secara normal sehingga menimbulkan kerugian. Namun yang sering diketahui oleh kalangan masyarakat penyakit sering dikenal dengan istilah serangan penyakit, sesuai dengan apa yang telah saya baca dapat membuat saya mengerti. terimakasih bapak

    BalasHapus
  32. Bapak saya dari agribisnis 1.
    Pada materi ini, saya mendapati sebuah kasus pengalaman saya uang berkaitan dengan materi tentang patogen dimana saya pernah membeli tomat dalam jumlah yang banyak, tetapi karena saya tidak mempunyai kulkas saya pun menyimpan tomat2 tersebut diruang terbuka begitu saja, tetapi tomat2 tersebut tidak menumpuk. Lama-kelamaan tomat tersebut menjadi busuk dan berair, tetapi tidak secara serentak. Melalui pengamatan saya tomat2 tersebut busuknya dalam satu hari hanya 1 atau 2 buah.
    Pertanyaannya apakah busuk pada tomat tersebut akibat serangan dari patogen atau karena faktor lain? Yang kedua, bagaimna cara membedakan rusaknya suatu buah (dalam kasus ini tomat) akibat serangan hama atau faktor lain?
    Terimakasi.

    BalasHapus
  33. Perkembangan penyakit tumbuhan berlangsung melalui suatu proses yang disebut daur penyakit (disease cycle). yang saya ingin tanyakan adalah apakah dalam perkembangan penyakit yang berlangsung suatu proses yang di sebut daur penyakit (disease cycle)tumbuhan dapat kita hentikan prosesnya ?

    BalasHapus
  34. selamat pagi bapak.
    pada materi ini, mengingatkan saya pada praktikum mata kuliah dasar-dasar agronomi semester 2, pada praktekum tersebut saya menanam 10 pohon tanaman semangka pada 5 lubang, pada tiap lubangnya saya tanami 2 pohon, pada minggu pertama pertumbuhan tanaman semangka baik dan rata-rata tinggi tanamannya sama. Nah pada minggu kedua ada dua pohon yang pertumbuhannya terganggu, baik dalam pertambahan tinggi tanaman maupun jumlah daun, setelah satu bulan tinggi tanaman tersebut tetap tidak bertambah, dan daunnya terdapat bercak kuning dan berlubang,di sekeliling tanaman tersebut terdapat kumbang dan semut hitam.
    Apakah kumbang dan semut hitam tersebut merupakan pembawa penyakit bagi tanaman semangka tersebut atau ada virus lain yang menyerang akar dan daun tanaman ?

    Terima kasih .

    BalasHapus
  35. Ingracia manehat31 Maret 2017 13.40

    dari jenis patogen ini yang berbahaya adalh virus kira-kira jenis virus apa yang paling banyak menyebabkan tanaman mati?

    BalasHapus
  36. Dari materi diatas saya ingin mau bertanya disini menjelaskan tentang penyakit tanaman yg berbeda-beda, nah yg ingin saya mau tanyakan ialah apakah tanaman pepeya dan tanaman kelapa mempunyai penyakit yg berbeda-beda juga kah atau tidak pak, terima kasih

    BalasHapus
  37. Terima kasih untuk materinya pak
    Materinya sangat lengkap, hingga membuat saya penasaran ingin menanyakan satu hal
    Bakteri, virus, dan jamur ketiganya berperan sebagai patogen dapatkah bersama-sama atau bekeja sama hidup di satu tumbuhan yang sama atau apakah kemudian ada satu diantaranya yang tidak bisa bertahan atau apakah memang ketiganya tidak bisa bersatu di satu tumbuhan. Terima kasih pak

    BalasHapus
  38. Dalam materi yang sudah dipaparkan dalam blog tentang OPT golongan patogen dijelaskan tentang penyakit tumbuhan misalnya penyakit bercak daun pada kecanh tanah dapat terjadi pada awal atau pada akhir pertumbuhan.

    Yang saya ingin tanyakan apa yang menyebabkan terjadinya bercak daun dan mengapa terjadi pada saat awal dan akhir pertumbuhan?
    Bagaimana solusi yang dapat di lakukan?

    BalasHapus
  39. Dari artikel diatas menjelaskan virus tidak dapat hidup mandiri,melainkan selalu harus berasosiasi dengan organisme laun melalui proses perkembangbiakan yang dilakukan dengan cara membajak RNA dan DNA organisme inangnya.dengan demikian maka dapat dipahami bawah virus hidup sebagai patogen,entah pada tumbuhan maupun pada organisme golongan lain.
    yang saya ingin tanyakan ketika suatu penyakit menyerang sistem DNA suatu tanaman,saya ambil contoh tanaman padi,apakah ada kemungkinaan penyakit tersebut menyerang turun temurun,ketika tanaman padi tersebut kita jadikan benih untuk dujadikan bibit berikutnya??

    BalasHapus
  40. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Patogen terdiri atas organisme golongan jamur fungus, jamak fungi), bakteri, dan virus.
    Di antara ketiga golongan organisme tersebut, jamur merupakan penyebab lebih dari 85% penyakit tanaman.
    Yang menjadi pertanyaan saya dari penjelasan di atas mengapa serangan bakteri itu lebih mematikan bagi tananman daripada jamur yanga sbagaimna kita ketahui bahwa jumlahnya relatif sedikit dibandingkan dengan jamur.

    BalasHapus
  41. Dari materi ini saya dapat memahami tentang penyakit pada tumbuhan yang disebabkan oleh patogen.Patogen terdiri atas organisme golongan jamur,bakteri dan virus.Penyakit pada tumbuhan diberi nama berdasarkan gejala penyakit dan tanda patogen yang menyerangnya dan perlu juga diberikan keterangan agar lebih mudah dipahami.

    BalasHapus
  42. "jamur merupakan penyebab lebih dari 85% penyakit tanaman"
    apa alasan atau Faktor yang menyebabkan sehingga jamur merupakan penyebab lebih dari 85% penyakit tanaman?

    BalasHapus
  43. Ananda Dizyah12 Juli 2018 14.41

    Dari materi diatas diketahui penyebab penyakit disebut patogen dan organisme yang diserang disebut inang. Penyakit merupakan respon terhadap patogen, sehingga tidak mungkin bila penyakit menyerang. Patogen terdiri atas jamur, bakteri dan virus. Jamur menjadi penyebab 85% penyakit pada tanaman. Bakteri pun menjadi patogen penyebab penyakit mematikan. Dan yang terakhir virus. Virus hidup dengan membajak RNA/DNA inangnya sehingga bersifat merugikan. Setiap penyakit yang ditimbulkan oleh ke 3 organisme tersebut memiliki gejala dan tanda yang berbeda. Perbedaan tanda, gejala, patogen penyebab, tanaman yang diserang, dan kapan patogen tersebut menyerang menjadi dasar dalam memberikan nama ilmiah terhadap setiap penyakit yang ada.

    BalasHapus
  44. Trimakasih pak atas materinya. Dalam materi ini bapak sudah menjelaskan bahwa, penyebab penyakit ialah patogen, yang menyebabkan tanaman menjadi rusak dan mati. Dalam pelajaran lain saya mempelajari bahwa, ada beberapa tanaman yang kekurangan unsur hara, yang membuat daun tanaman terdapat bercak-bercak kuning dan terbakar. Yang ingin saya tanyakan ialah apakah kekurangan unsur hara juga merupakan, salah satu penyebab tanaman terserang patogen?

    BalasHapus
  45. Pada materi ini dijelaskan tentang organisme pengganggu tumbuhan golongan patogen. Golongan organisme yang dapat berstatus sebagai patogen tanaman adalah bakteri(bacterium), Virus dan Jamur.
    Bakteri, virus dan jamur menimbulkan banyak penyakit pada berbagai jenis tanaman

    BalasHapus
  46. Dari materi yang telah dipaparkan dapat diketahui bahwa virus merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman selain jamur dan bakteri. Virus menyerang tanaman dengan cara membajak DNA dan RNA tanaman dan organisme lainnya. Yang menjadi pertanyaan apakah ada teknologi untuk menjadikan virus sebagai pengendali OPT? Mengingat virus dapat membajak DNA dari berbagai mahkluk hidup.

    BalasHapus
  47. Dari materi yang dipaparkan saya lebih memahami mengenai penyebab penyakit secara umum disebut patogen sedangkan organisme yang diserang disebut inang, untuk membedakan suatu penyakit yang menyerang tanaman harus ditulis nama penyakit juga disertai dengan nama tanaman inang. Patogen terdiri atas organisme golongan jamur, bakteri dan virus, dan untuk mengenali penyakit tumbuhan perlu dilakukan pemeriksaan gejala dan tanda penyakit, isolasi dan pembiakan patogen di laboratorium dan identifikasi patogen.

    BalasHapus
  48. Dari materi yang diberikan dapat disimpulkan bahwa jamur,bakteri,dan virus termasuk dalam OPT golongan patogen.Serta menimbulkan penyakit yang berbeda-beda.
    Jamur sebagai parasit pada sel tanaman hidup serta mematikan sel tanaman.
    Bakteri merupakan gejala penyakit dan virus adalah patogen yang tidak dapat hidup sendiri sehingga harus berasosiasi dengan organisme lain yaitu membajak RNA dan DNA tanaman inangnya.
    Jamur, bakteri, dan virus menimbulkan banyak penyakit pada berbagai jenis tanaman
    Untuk mengenali penyakit tumbuhan, perlu dilakukan pemeriksaan gejala dan tanda penyakit, isolasi dan pembiakan patogen di laboratorium, dan identifikasi patogen.

    BalasHapus
  49. Pada materi ini, saya memahami bahwa patogen terdiri atas organisme golongan jamur,bakteri dan virus yang merupakan penyebab penyakit pada tanaman. Dari ketiga golongan organisme ini, masing-masing memiliki gejala penyakit yang khas.
    Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara kita untuk mengetahui suatu tanaman terserang oleh salah satu dari ketiga golongan organisme ini? Dan cara untuk mengendalikannya?

    BalasHapus
  50. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  51. Patogen merupakan salah satu penyebab tanaman terserang penyakit. apakah hanya patogen saja yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman?

    BalasHapus
  52. Dari materi yang telah di sampaikan melalui blok ini mengenai gejala penyakit dan macam-macam tanda penyakit yang menyerang tanaman.
    Kita bisa tau ternyata banyak macam gejala penyakit dan banyak macam tanda-tanda penyakit yang belum kita perhatikan pada tanaman,karna itu kita harus lebih memperhatikan tanaman tersebut agar kita bisa tau apakah tanaman tersebut sudah terserang penyakit atau belum.

    BalasHapus
  53. Terima kasih atas materi yang sudah diberikan. Saya dapat menyimpulkan bahwa patogen merupakan salah satu organisme penyebab penyakit sedangkan jamur, bakteri dan virus adalah patogen. Gejala yang dapat ditimbulkan oleh 3 jenis patogen tersebut pun berbeda-beda. Dalam hal ini patogen menyerang tanaman melalui beberapa proses yaitu:
    1. Dimulai dari proses infeksi dimana patogen masuk dan tumbuh dalam suatu tumbuhan atau inang dalam menimbulkan luka yang berkembang menjadi gejala penyakit dan tanda patogen.
    2. Patogen mulai memproduksi organ pencar dalam berbagai bentuk sehingga menimbulkan tanda penyakit.
    3. Setelah proses produksi, patogen melakukan pemencaran ke seluruh tubuh inang.
    Jamur, bakteri dan virus menimbulkan banyak penyakit pada berbagai jenis tumbuhan. Oleh karena itu, untuk mengenal jenis penyakit pada tumbuhan biasanya penyakit diberi nama berdasarkan gejala penyakit dan tanda patogen.

    BalasHapus

Untuk mengomentari tayangan ini, silahkan tulis dan poskan di bawah ini ...

Daftar Istilah

A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Y,
Z, daftar istilah entomologi dari EartLife